Ini Dia Sosok Dibalik Campaign Kontroversi Zara Yang Diduga Gunakan Konsep Genosida Palestina

Baru – baru ini dunia fashion digemparkan dengan postingan campaign kontroversial milik brand ternama dunia, Zara.

Campaign terbaru dalam postingan instagram tersebut memperlihatkan potret Slot Deposit 10 Ribu yang diduga keras sebagai sebuah dukungan terhadap peristiwa yang ada di Gaza, Palestina.

Dalam postingan campaign Iklan terbaru yang menuai kontroversi, Zara menampilkan model Kristen McMenamy yang menjadi model kontroversial setelah terlibat dalam produksi iklan Zara.

Dalam potret tersebut Kristen McMenamy berpose dengan membopong manekin yang berlapiskan kain putih.

Manekin tersebut tampak seperti sedang berada dalam keadaan terluka atau bahkan mati.

Dalam posting Zara Kristen McMenamy tampak berdiri di dalam peti kayu yang terlihat seolah seperti peti mati yang diletakkan berdiri.

Set dalam pemotretan itupun juga dikelilingi oleh puing-puing reruntuhan beton dan beberapa manekin terlihat seperti kehilangan anggota tubuhnya.

Hal ini memicu asumsi bahwa iklan tersebut menggambarkan genosida Palestina, di mana banyak warga Palestina yang menyebabkan warga Palestina terluka akibat konflik dengan Israel.

Selain model Kristen McMenamy, ada beberapa sosok lain yang terlibat dalam produksi iklan tersebut.

Dalam sebuah pemotretan tak lepas dari sebuah arahan dari seorang art director dan fotografer.

Dalam pemotretan Kontroversial ini, Zara menggandeng art direction dari perusahan Perancis yaitu Baron&Baron serta stylist Ludivine Poiblanc serta fotografer dari Tim Walker.

Selain itu Shona Heath juga bertanggung jawab atas penataan set latar belakang campaign kontroversial tersebut.

Begitu juga dengan penanggung jawab make up yang ditangani oleh Terry Barber, nails oleh Simone Cummings dan hair oleh Ali Pirzadeh.

Selain itu tim produksi Truro Production dan Zara juga memiliki tanggung jawab terhadap kontroversi yang tengah terjadi saat ini.

Adanya potret tersebut tak lepas dari peranan beberapa sosok yang terlibat dalam proses pembuatan narasi visual yang memicu kemarahan publik.

Hingga saat ini, Zara belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi dari campaign tersebut.

Namun, merek tersebut telah menghapus beberapa foto dari postingan Instagram tersebut dari laman media sosialnya.

Postingan tersebut menimbulkan kecaman keras dari publik terhadap brand Zara.

Seperti halnya Hazem Harb seniman asal Palestina yang menanggapi terkait postingan tersebut pada Instagram pribadinya.

“Menggunakan kematian serta kehancuran sebagai latar belakang sebuat fashion suatu hal yang sangat mengerikan, ini seharusnya membuat kita marah sebagai konsumen, Boikot Zara!,” tulis Harb dalam Instagramnya.

Publik pun ramai berkomentar dan menyerang di laman orang-orang yang terlibat dalam campaign terbaru Zara tersebut seperti di laman Kristen McMenamy.

“Bagaimana Anda bisa berada dalam pemotretan yang mengerikan? Apakah kamu tidak punya moral? Tidak ada rasa empati? Gimana kabarnya tidur malam ini? Apakah itu tidak mencakar hati nuranimu?,” tulis @samspads.

“Kenapa kamu melakukan itu, padahal sudah jelas bahwa tema pemotretan Zara kali ini adalah pembantaian Palestina? Dimana hati kecilmu, untuk banyak bayi yang meninggal?,” tulis akun @afiffahsnd.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *