Tamasya Di Pantai Tiram Pariaman Sumatera Barat

Sejarah panjang serta fakta sumber energi alam yang besar mewujudkan Pariaman sebagai salah-satu tempat yang memprioritaskan tamasya bahari menjadi pesona lokal yang pancarannya cakap mengundang orang luar Pariaman untuk datang ke sana. Banyak sekali tipe tamasya yang ada di Padang Pariaman Sumatera Barat, diantanya yaitu Pantai Tiram. Sebuah pantai eksotis dengan luasa wilayah sekitar 10,5 hektar dengan lokasi yang strategis gampang dan pesat dijangkau oleh para pelancong.

Gerbang Pantai Tiram

Ada yang unik dari pantai ini. apabila pantai-pantai lain mayoritas cuma mengandalkan estetika pemandangan alam pantai saja, melainkan tak dengan Pantai Tiram.

Pantai Tiram kecuali menghadirkan panorama yang mendamaikan hati dan mata pelancong, melainkan pantai ini juga tenar dengan lokasi tamasya masakan dengan citarasa khas lokal yang dijamin benar-benar berteman dengan lidah para traveler.

Keseriusan pemerintah setempat slot gacor beserta pihak pengelola kepada kemajuan, kenyamanan, dan keamanan pantai ini telah tak diragukan lagi. Terutamanya bagi rumah makan yang memasarkan masakan di atas harga yang sudah diatur, karenanya akan dikasih hukuman berat.

Tamasya Masakan Di Pantai Tiram

Serius mas bro sanksinya benar-benar berat, rumah makan yang “badung” hal yang demikian akan diphoto kemudian dipublikasikan via media sosial bahwa rumah makan hal yang demikian “badung” dan tak sesuai untuk dikunjungi.

Hukum yang hebat, yang semestinya diikuti oleh tempat lain untuk digunakan di obyek tamasya masing-masing tempat. Agar kenyamanan, dan kemanan pengunjung bisa terjaga, lebih-lebih aspek kepercayaan pengunjung.

Walaupun wujud bangunan rumah makan yang ada di lokasi tamasya Pantai Tiram belum optimal, tetapi tak serta merta menjadi sebuah ilustrasi rasa makanan yang disampaikan. Hampir segala sajian di sana mempunyai citarasa yang benar-benar lezat di lidah.

Eksistensi binatang yang telah mulai langka yang kadang-kadang berada di rawa seperti burung Bangau menjadi sebuah ilustrasi bahwa pantai ini masih cukup terjaga ekosistemnya. Tentu saja berkat dukungan dari segala pihak, bagus masyarakat ataupun pemerintahnya.

Suasana Asri Di Panta Tiram

Pantai Tiram yaitu pantai yang masih “remaja”, sebab lokasi ini baru dibuka di tahun 2007 serta dikerjakan pengembangan dan revitalisasi pada tahun 2014.

Wajar saja apabila keadaan bangunan yang ada di sekitar obyek tamasya tak semegah Bali atau Pangandaran. Melainkan dari satu sisi yakni kelemahan, tetapi di sisi lain menjadi sebuah keunggulan, sebab dengan demikian keasriannya menjadi dayatarik tersendiri bagi para pelancong.

Inilah pantai dengan seganap estetika alam yang berkolaborasi dengan kelezatan masakan khas Minang yang citarasanya telah populer hingga ke mancanegara, Pantai Tiram.

Jenis Tamasya Di Pantai Tiram
Ada sebagian tipe tamasya atau kegiatan tamasya yang dapat dikerjakan oleh para pelancong ketika berada di wilayah Pantai Tiram yang pasti mengasyikan banget. Diantaranya yaitu :

1. Pesona Pantai Tiram
Tentu saja tipe tamasya yang pertama yaitu pantai itu sendiri. Pantai Tiram dirancang serta dioptimalkan menjadi pantai yang diinginkan cakap menjadi isu terkini tamasya keluarga.

Ombaknya yang tak terlalu besar, panorama sang surya ketika terbit dan terbenam, serta bunyi deburan ombak menjadi sebuah kenikmatan yang tidak tergantikan.

Angin yang kadang-kadang menyejukan tubuh, air pantai yang menyapu kaki, sambil bermain pasir bersama keluarga yaitu peristiwa yang luar umum yang tak boleh terlewatkan.

Dikala cuaca cemerlang, tegak dan eksotisnya puncak Gunung Singgalang menjadi panorama yang membikin mata pelancong tidak berkeinginan stop menatap estetika ciptaan ilahi.

2. Rawa Muara Tiram Dan Hutan Mangrove
Rawa dan Hutan Mangrove di Pantai Tiram menjadi sebuah benteng natural dari cara kerja alam yang umum terjadi di pantai, adalah erosi. Selaiin itu juga ketidakhadiran rawa dan hutan ini menjadi komplemen kesempurnaan panorama ketika berkunjung ke Pantai Tiram.

Air rawa Muara yakni komponen tidak terpisahkan dari Pantai Tiram. Pasang surut air Rawa Muara benar-benar ditetapkan keadaan air yang ada di pantai. Sepintas layaknya danau yang terpisah oleh pohon-pohon saja dengan pantai.

3. Jembatan Penyebrangan
Jangan dibayangkan seperti JPO yang ada di jakarta ya….. Jembatan ini yakni jalan masuk yang mengaitkan antara daratan dengan pantai yang secara khusus dulu via Rawa Muara.

Jembatan yang baru kecuali menjadi jalan masuk penghubung antara daratan dengan pantai, melainkan seringkali menjadi titik selfie unggulan para pelancong.

Sebab formatnya yang unik daan baik, seolah-olah menjadi keharusan bagi pengunjung untuk mengabadikan peristiwa di jembatan ini, sebagai bukti bahwa mereka pernah ke Pantai Tiram.

4. Makam Tokoh Agama
Lokasi obyek tamasya Pantai Tiram benar-benar dekat dengan makam pemuka agama Islam yang telah benar-benar tenar di Minagkabau. nama makam hal yang demikian yaitu makam Syekh Burhanudin.

5. Hammock Santuy
Boleh kan aku menyebutnya Hammock Santuy? sebab lokasi Hammock yang berada di hutan pinus dekat Pantai Tiram, yang terikat dari pinus yang satu ke pinus yang lain, membikin kegiatan rebahan menjadi sebuah kenikmatan yang memanjakan.

Tiupan angin sepoi-sepoi, keteduhan pohon pinus yang menyapa tubuh, sambil menikmati tubuh kita berayun perlahan di atas hammock, kian memanjakan pelancong untuk terlelap dan lupa dengan kepenatan hidup.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *